Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Dr. Marwan Gugur, Dunia Diingatkan Bahaya Runtuhnya Netralitas Medis

BRIMO

Netralitas Medis di Gaza Terancam, Indonesia Diminta Bertindak Tegas Usai Gugurnya Direktur RSI

Direktur RS Indonesia di Gaza Gugur Bersama Keluarga dalam Serangan Israel
Dr. Marwan Gugur, Dunia Diingatkan Bahaya Runtuhnya Netralitas Medis

Info Putussibau – Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Jalur Gaza. Serangan udara Israel pada Selasa, 2 Juli 2025, merenggut nyawa Dr. Marwan Al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia (RSI), beserta keluarganya. Kabar duka ini mengguncang nurani dunia dan menyoroti makin rapuhnya netralitas medis di tengah konflik bersenjata.

RSI bukan sekadar fasilitas kesehatan. Rakyat Indonesia membangun rumah sakit itu secara gotong royong sebagai simbol solidaritas kemanusiaan dan harapan bagi ribuan warga Gaza yang hidup dalam blokade. Namun, serangan mematikan ini menegaskan bahwa komunitas internasional telah gagal melindungi fasilitas medis yang seharusnya mereka lindungi sesuai hukum humaniter internasional.


Serangan ke RSI Gaza Langgar Konvensi Jenewa

Konvensi Jenewa 1949, khususnya Pasal 18 Konvensi IV, secara tegas melarang penyerangan terhadap rumah sakit sipil. Namun, data WHO menunjukkan lebih dari 1.000 serangan terhadap fasilitas medis terjadi di berbagai zona konflik dalam lima tahun terakhir. Hampir tak ada pelaku yang diadili.

Serangan ke RSI menjadi bukti nyata bagaimana prinsip netralitas medis terabaikan dan dunia gagal memberi konsekuensi tegas terhadap pelanggar.

Baca Juga : Banjir Texas Tewaskan 24 Orang, 20 Peserta Kemah Hilang

Sebagai negara dengan tradisi diplomasi damai, Indonesia tidak cukup hanya menyatakan keprihatinan. Pemerintah didesak untuk:

  • Mendorong investigasi independen atas serangan RSI.

  • Menggalang dukungan melalui OKI, ASEAN, dan G20.

  • Mengusulkan langkah kolektif untuk menegakkan netralitas medis di zona konflik.

Jika tidak ada langkah konkret, kekhawatiran akan keruntuhan total layanan kesehatan di Gaza menjadi nyata.


Menghormati Keberanian Tenaga Medis

Wafatnya Dr. Marwan menjadi pengingat bahwa tenaga medis kerap menjadi garda kemanusiaan terakhir dalam konflik bersenjata. Mereka tetap bekerja meski nyawa taruhannya. Keberanian ini tak boleh sia-sia hanya karena lemahnya perlindungan internasional.


Rumah Sakit Bukan Target, Tapi Harapan

Menyerang rumah sakit bukan hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam akses jutaan warga sipil terhadap layanan kesehatan. Jika rumah sakit menjadi target, maka tatanan nilai peradaban runtuh. Dalam situasi ini, Indonesia harus tampil sebagai pelopor moral dan pembela prinsip netralitas medis global.

Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *